Berita

Direktur Islamic Cultural Center, Abdul Majid Hakiemillahi/Net

Dunia

Abdul Majid Hakiemillahi Paparkan Titik Balik Dukungan Iran Terhadap Palestina

KAMIS, 21 MEI 2020 | 16:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran merupakan negara yang sangat konsisten memberikan dukungan kepada Palestina hingga hari ini. Bahkan ketika negara-negara Arab lainnya sedang disibukkan dengan masalah dalam negeri.

Dukungan Iran terhadap Palestina muncul ketika Revolusi Islam Iran 1979. dan Ayatollah Ruhollah Khomeini menang. Namun sebelumnya, Iran adalah negara yang paling kuat dan dekat dengan Israel.

Diungkapkan oleh Direktur Islamic Cultural Center, Abdul Majid Hakiemillahi, sebelum revolusi, Iran memberikan minyaknya secara cuma-cuma kepada Israel.


"Dalam perang Arab-Israel, Israel bisa menang karena kamp-kamp Iran menghantam kamp-kamp Arab," ujarnya dalam webinar bertajuk "Palestina: Antara Jalan Pembebasan dan Perundingan Damai" pada Kamis (21/5).

Namun setelah revolusi, Khomeini langsung mendeklarasikan bahwa Israel adalah kanker dalam tubuh umat Islam. Selanjutnya, ia memindahkan kedutaan di Israel ke Palestina.

"Ia menjadikan Jumat terakhir bulan Ramadhan menjadi Hari Internasional Quds," tambahnya.

Selain itu, Abdul Majid menjelaskan, Iran juga menjadikan kebijakan untuk membantu bangsa Palestina dimuat dalam konstitusinya. Sementara itu, dukungan militer hingga finansial digelontorkan ke sana dari Israel.

"Saya sampaikan, kalau bukan peran dari Iran, Indonesia, dan negara lainnya, muslim maupun non-muslim, maka tentu dapat kita pastikan, Palestina tidak lagi menjadi negara," paparnya.

Menurut Abdul Majid, walaupun negara-negara Eropa menawarkan Iran untuk tidak mendukung Palestina dengan imbalan pencabutan embargo, namun Iran dengan tegas mendukung dan membela Palestina.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya