Berita

Jubir penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/Repro

Nusantara

Tambahan Kasus Capai Rekor Tertinggi, Jawa Timur Jadi Penyumbang Positif Terbanyak

KAMIS, 21 MEI 2020 | 16:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perkembangan data terkini penanganan virus corona baru atau Covid-19 mencapai rekor tertingginya, setelah hampir 3 bulan mewabah di Indonesia.

Jurubicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan, berdasarkan update data Kamis (21/5) hari ini, rekor baru tersebut terjadi pada kasus positif yang bertambah hingga 973 orang.

"Peningkatan ini luar biasa, dan peningkatan nilai yang tertinggi. Peningkatan yang tertinggi ini terjadi di Jawa Timur khususnya, sehingga totalnya menjadi 20.162 orang (positif Covid-19)," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur.


Berdasarkan data yang dicatat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tambahan kasus positif baru di Jawa Timur mencapai 502 orang.

Perolehan ini juga rekor baru untuk Jawa Timur. Karena rerata setiap harinya, wilayah yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini hanya sekitar 100-200 orang.

Sementara itu, untuk pertambahan kasus positif di DKI Jakarta hari ini hanya sebanyak 65 orang. Padahal sebelumnya provinsi yang dipimpin Anies Baswedan ini juga pernah mendapatkan kasus terbanyak pada masa awal penyebaran pendemik.

Adapun dari data ini, Achmad Yurianto mengajak masyarakat untuk terus berdisplin tetap berada di rumah, menjaga jarak, menggunakan masker ketika harus keluar rumah, serta mencuci tangan dengan sabun denganair yang mengalir selama 20 detik.

"Ini adalah upaya bersama yang harus kita laksanakan bersama-sama," demikian Achmad Yurianto.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya