Berita

Tangkapan layar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta Tanggerang, Anas Maruf saat berbicara di Graha BNPB/RMOL

Nusantara

Kepala KKP Jamin Bandara Soetta Taat Protokol Kesehatan

KAMIS, 21 MEI 2020 | 11:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengawasan penerbangan untuk penumpang orang dipastikan berjalan sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta Tanggerang, Anas Maruf mengatakan, pemeriksaan protokol kesehatan yang dijalani pihaknya mengacu pada dua aturan.

Di antaranya Permenhub 25/2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 Hijriyah, dan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (SE) 4/2020 tentang pembatasan perjalanan orang.


"Yang penting dalam pandemik ini kan memastikan alat angkutnya, orangnya krunya semua sehat. Sehingga tidak berisiko menyebarkan covid-19," ujar Anas Maruf dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (21/5).

Kemudian, Anas merincikan bahwa pengawasan protokol kesehatan dilakukan sejak saat penumpang membeli tiket pesawat. Di mana maskapai dilarang menyediakan pembelian tiket secara online.

"Mereka (penumpang) harus datang ke kantor-kantor yang ditunjuk maskapai," terang Anas Ma'ruf.

Setelah mendapatkan tiket dan siap melakukan perjalanan, penumpang akan dilakukan pemeriksaan terlebjh dahulu saat sampai di bandara.

Anas Maruf menyebutkan bahwa pihaknya menyediakan 3 pos pengecekan, yang di antaranya melakukan pemeriksaan dokumen, kesehatan, dan perjalanan pesawat.

Selain penerapan protokol kesehatan terhadap penumpang, Kantor Kesehatan Pelabuhan bekerjasama dengan pihak Kemenhub dan otoritas bandara juga mengawasi maskapai penerbangan. Salah satunya ialah mengenai batas maksimal kapasitas penumpang.

"Aturannya 50 persen dari kapasitas (total). Baik maskapai ataupun regulator yang ada seperti kemenhub dan pihak bandara selalu mengawasi. Jangan sampai maskapai tidak memenuhi prosedur kesehatan didalam penerbangan," kata Anas Ma'ruf.

"Karena ingat, selain tempat duduk yang harus diatur, protokol yang ada di dalam pesawat juga harus diikuti. Supaya kita menjamin penerbangan ini sehat. Kemudian kru nya juga harus dijamin," dia menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya