Berita

Pedal kaki di lift Seacon Square Bangkok/Net

Dunia

Cegah Penularan Covid-19, Tombol Lift Mal Di Thailand Diubah Jadi Pedal Kaki

KAMIS, 21 MEI 2020 | 10:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menghadapi situasi new normal di tengah pandemik Covid-19 saat ini, manusia harus bisa lebih kreatif dan inovatif untuk mencegah penularan virus.

Salah satunya seperti yang dilakukan sebuah mal di Thailand, Seacon Square Bangkok. Pihak mal berusaha untuk mencegah penyebaran virus corona baru dengan mengganti tombol lift dengan pedal kaki.

Itu dilakukan mengingat tombol lift merupakan sarang kuman, bakteri, dan virus yang kerap digunakan oleh banyak orang.


"Mereka melakukan pekerjaan dengan baik dalam mempersiapkan ini. Saya merasa jauh lebih aman karena kami menggunakan tangan kami untuk melakukan berbagai hal sepanjang waktu," ujar seorang pelanggan, Watcharaporn.

"Sekarang kita bisa menggunakan kaki kita untuk menekan lift, itu sangat bagus," tambahnya seperti dimuat CNA, Kamis (21/5).

Menurut Wakil Presiden Seacon Development, Prote Sosothikul, pihaknya berusaha untuk memberikan ketenangan pada pelanggan dan meminimalisir ketakutan akan penyebaran virus corona baru.

"Cara termudah untuk terinfeksi adalah ketika anda menyentuh benda yang telah terkontaminasi. Akhirnya, sentuh wajahmu dan virus itu akan masuk ke mulutmu, matamu, atau apa pun. Jadi, kami datang dengan gagasan lift bebas tangan yang dioperasikan dengan kaki," paparnya.

Thailand sendiri mulai membuka mal dan toserba pada Minggu (17/5) untuk pertama kalinya sejak kuncian pada Maret. Pembukaan mal merupakan tahap dua relaksasi seiring dengan melambatnya jumlah kasus baru di sana.

Meski hanya mengonfirmasi 3.034 kasus Covid-19 dengan 56 kematian. Perekonomian thailand mengalami konstraksi yang paling tajam dalam delapan tahun terakhir. Thailand yang merupakan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara diperkirakan akan masuk ke dalam resesi yang lebih cepat dari yang diprediksi sebelumnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya