Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Korban Covid-19 Di Panti Jompo Melonjak, Dukungan Trump Dari Para Lansia Anjlok

MINGGU, 10 MEI 2020 | 12:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Donald Trump mulai kehilangan kepercayaan yang diberikan oleh para orang tua atau lansia di Amerika Serikat. Lantaran begitu banyak korban meninggal dunia akibat Covid-19 di AS muncul di panti jompo dan rumah perawatan lansia.

Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan kepada warga AS berusia di atas 65 tahun oleh Morning Consult baru-baru ini yang dilaporkan New York Times, tingkat persetujuan penanganan Covid-19 oleh Trump 10 poin lebih rendah dari rivalnya, Joe Biden.

Angka tersebut jauh lebih rendah dari tingkat persetujuan penanganan Covid-19 oleh Trump dari pemilih muda.


Dengan begitu, CGTN memuat, kekhawatiran akan melemahnya dukungan Trump di pemilihan umum November 2020 semakin tinggi.

Rendahnya dukungan terhadap Trump sendiri dipicu dengan tingginya angka kematian akibat Covid-19, khususnya yang terjadi pada lansia.

Data yang dikumpulkan NYT menunjukkan, sepertiga dari total kematian akibat Covid-19 di AS berasal dari panti jompo dan fasilitas perawatan untuk orang tua.

Hingga Sabtu (9/5) saja, setidaknya ada 25.600 kematian akibat Covid-19 yang telah dilaporkan di panti jompo AS dan fasilitas perawatan untuk orang tua. Sementara hanya sekitar 10 persen dari kasus infeksi negara telah terjadi di unit tersebut.

Di sekitar selusin negara bagian, termasuk Maryland, Oregon dan Colorado, fasilitas seperti itu menyumbang lebih dari setengah dari jumlah kematian di sana.

Padahal, Partai Republik yang mengusung Trump sendiri kerap mengandalkan konstituensi dari para orang tua yang merupakan kelompok suara terbesar di AS. Sementara Partai Demokrat yang mengusung Joe Biden lebih fokus pada kelompok muda.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya