Berita

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani/BNPB

Politik

BP2MI Bentuk Tim Investigasi Terkait Pelarungan 3 Jenazah ABK TKI Dari Kapal China

SABTU, 09 MEI 2020 | 20:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Viralnya video pelarungan Anak Buah Kapal (ABK) yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) oleh Kapal Tiongkok ke laut lepas turut disoroti Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani.

Dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Benny Rhamdani menyatakan, pemerintah memiliki keharusan untuk memastikan keselamatan ABK yang masih berlayar maupun yang telah kembali.

Sehingga menurutnya, insiden yang menimpa 3 ABK Kapal Long Xing yaitu Muh. Alfatah, Sepri dan Ari, adalah momentum untuk memperbaiki sistem tata kelola Pekerja Migran Indonesia (PMI) khusus pekerja Kapal.


"Ini menjadi momentum perbaikan tata kelola pekerja migran ABK. Selama ini  memang belum ada ketegasan dalam pengaturan pembagian kewenangan tata kelola penempatan dan pelindungan ABK Perikanan, serta pihak-pihak yang berhak untuk melakukan penempatan," ujar Benny Rhamdani.

Lebih lanjut, Politisi Partai Hanura ini mengatakan bahwa BP2MI telah melakukan beberapa langkah terkait hal ini. Yaitu membentuk tim investigasi untuk menyelidiki proses penempatan ABK yang bekerja di kapal berbendera Tiongkok tersebut.

Selain itu, BP2MI juga menindaklanjuti  dengan melayangkan surat ke Mabes Polri untuk mendukung proses penyelidikan kasus-kasus pengaduan ABK yang telah diterima oleh BP2MI.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya