Berita

Ilustrasi TI/Net

Nusantara

Bulan Mei-Juni, 34 Ribu Pekerja Migran Diperkirakan Bakal Kembali Ke Indonesia

SABTU, 09 MEI 2020 | 13:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sejak 1 Januari hingga 4 Mei 2020, tercatat sebanyak 125.646 pekerja Indonesia di luar negeri telah kembali ke tanah air.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani menyampaikan, dari 125 ribu. 33,434 pekerja migran tercatat pulang secara mandiri dan dan 16.788 kembali ke Tanah Air dengan difasilitasi oleh BP2MI.

“Mereka semua by name by address masuk dalam data sistem komputerisasi tenaga kerja luar negeri yang terintegrasi dengan sistem keiimgrasian,” kata Benny dalam diskusi polemik bertajuk 'Perlindungan Pekerja Migran di Tengah Pandemi', Sabtu (9/5).


Benny mengatakan, pihaknya mewaspadai gelombang kedua kedatangan pekerja migran yang bakal kembali ke tanah air pada Mei hingga Juni 2020 yang jumlahnya mencapai lebih dari 34.300 pekerja migran.

“Akan kembali ke tanah air karena berakhir kontrak kerja dengan pengguna mereka,” ujar Benny.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan, sudah menyiapkan protokol khusus untuk menjemput pekerja migran di tengah pandemi virus Korona atau Covid-19. Seperti melipatgandakan petugas di titik embarkasi.

“Yang pasti kita lipat gandakan petugas, dari 75 dalam kondisi normal sekarang menjadi 150 ditempatkan di titik embarkasi. Kita punya protokol penanganan kepulangan,” ujarnya.

Benny menyampaikan, pihaknya telah membuat media center yang menginformasikan data pergerakan hari per hari masuknya pekerja migran dari luar negeri ke Indonesia.

“Kemudian kita punya crisis center 24 jam dalam hal pengaduan yang mereka sampaikan ke negara kita melalui BP2MI,” pungkas Benny.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya