Berita

Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto/Net

Politik

Yandri Susanto: Dari Awal Penanggulangan Covid-19 Terlalu Banyak Coba-coba

JUMAT, 08 MEI 2020 | 21:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Joko Widodo dinilai sering mencoba-coba dalam mengeluarkan kebijakan di tengah pandemik Covid-19.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menanggapi kembali dibukanya akses transportasi massal yang sempat ditutup beberapa pekan lalu.

Yandri mengurai, indikasi tersebut terlihat saat pemerintah hendak memberlakukan kebijakan lockdown dan dibatalkan. Setelah itu, pemerintah beralih ke kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


"Kemudian dari PSBB ada PSBB relaksasi, saya juga enggak tahu itu apa. Kemudian diumumkan mulai dari akhir April sampai 31 Mei tidak boleh bergerak, semua moda transportasi sekarang dianulir dengan catatan-catatan," ucap Yandri Susanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/5).

"Dari awal itu saya bilang pertama, pemerintah terlalu banyak coba-coba untuk membuat sistem penanggulangan Covid ini," sambungnya.

Namun untuk kebijakan pembukaan transportasi massal ia setuju. Pembukaan bisa dilakukan hanya untuk hal-hal yang mendesak maupun untuk petugas seperti TNI-Polri, petugas medis dan lainnya.

"Enggak ada masalah kalau moda transportasi itu benar-benar digunakan untuk yang sangat urgent, untuk TNI-Polri, tenaga medis, untuk orang yang betul-betul keperluan mungkin sakit atau ada keluarga yang meninggal. Tapi jangan sampai ada kongkalikong atau kelonggaran-kelonggaran sehingga penduduk bisa bermigrasi," tegas Yandri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya