Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi/Istimewa

Politik

Soal Penyataan Sri Mulyani, Wakil Ketua DPRD DKI: Pusat Harusnya Kompak Atasi Covid-19, Bukan Sebaliknya!

JUMAT, 08 MEI 2020 | 15:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang menyebut Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki anggaran untuk mendanai pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) kepada 1,1 juta warganya menimbulkan kegaduhan.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, pun angkat suara terkait pernyataan Menkeu. Dia mengatakan, di saat pandemik Covid-19 ini yang harus diperkuat dan diutamakan adalah koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah

"Dalam kondisi darurat seperti ini pemerintah pusat dan daerah harus menunjukkan kekompakan kepada masyarakat," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/5).


Selain kekompakan, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga meminta kepada Pempus dan Pemda untuk menjaga harmoni dengan kebijakan dan strategi yang menenangkan masyarakat.

"Serta membangkitkan semangat kebersamaan untuk mengatasi darurat Covid-19. Bukan sebaliknya," sambungnya.

"Yang jelas DKI sangat siap berjuang untuk menghadapi wabah corona dengan segala dampaknya," tegas Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS DKI Jakarta itu.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, turut menanggapi penyataan Sri Mulyani. Mujiyono mengatakan, seharusnya Menteri yang menyandang predikat terbaik ini segera melunasi utang dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupa dana bagi hasil (DBH).

"Saat ini, piutang DBH baru dicairkan separuh dari Menkeu. Harusnya piutang DBH pemprov lunasi dong, jangan cuma separuh. Ini di satu sisi kewajiban tak dipenuhi, tapi sisi lain malah memojokkan Pemprov," ujar Mujiyono melalui keterangan tertulis, Kamis (7/4).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya