Berita

Mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI 2017-2019, Taufiqurrahman/Net

Politik

Jokowi Minta Masyarakat Berdamai Dengan Corona, Demokrat: Kalau Minta-minta Terus Kapan Melayani Rakyatnya?

JUMAT, 08 MEI 2020 | 13:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat berdamai dengan virus corona (Covid-19) sampai vaksin ditemukan menjadi sorotan.

Menurut pengurus Badan Pelaksana Harian (BPH) DPP Partai Demorat, Taufiqurrahman, hingga saat inin belum ada langkah menjanjikan yang dilakukan pemerintah.

"Saya lihat lama-lama pemerintah ini kok selalu meminta dan menuntut terus kepada rakyatnya, kapan mereka melayani dan memberi kepada rakyatnya?" ujar Taufiqurrahman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/5).


Dirinya menegaskan kepada Presiden Jokowi beserta jajarannya untuk dapat menunaikan tugas utama pemerintah, yakni melaksanakan test swab massal di semua titik-titik transmisi, baik di pusat maupun di daerah.

Sebab menurutnya, hanya dengan cara itu Indonesia akan memiliki data yang akurat dalam memetakan penyebaran virus Covid-19 di semua tempat.

"Kalau langkah itu sudah dilakukan, baru kita bisa bilang soal jadwal pembukaan kegiatan ekonomi dan bersiap hidup berdampingan dengan virus Covid-19. Itu semua adalah tugas pemerintah pusat," tegas mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI 2017-2019 itu.

Dalam kondisi krisis seperti sekarang ini, lanjut Taufiqurrahman, seharusnya pemerintah bisa bersikap adil. Terutama adil dalam merumuskan orientasi dan kebijakan.

"Jangan hanya soal ekonomi saja yang menjadi perhatian, faktor kemanusiaan dan keselamatan rakyat juga harus menjadi fokus dan itu jauh lebih fundamental," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya