Berita

Melinda Gates/Net

Dunia

Melinda Gates Beri 'D-Minus' Untuk Respons Pemerintahan Trump Terhadap Pandemik Covid-19

JUMAT, 08 MEI 2020 | 12:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wakil Ketua Yayasan Bill & Melinda Gates, Melinda Gates memberi nilai "D-Minus" untuk respons pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pandemik virus corona baru.

Melinda mengatakan, alih-alih terfokus pada respons nasional, tanggapan pandemik Covid-19 lebih banyak muncul dari negara bagian.

"Kau tahu, jika kita melakukan hal-hal yang dilakukan negara-negara teladan, seperti Jerman, kita akan menguji. Kita akan menguji, pertama, petugas kesehatan, kemudan yang paling rentan, dan anda akan melakukan pelacakan kontak," ujar Melinda dalam sebuah wawancara seperti dikutip Sputnik, Jumat (8/5).


Dalam kesempatan itu, Melinda juga mengecam pemerintahan Trump yang kurang aktif memberi respons di panggung internasional, mengingat banyaknya persoalan kesehatan di negara lain, terutama Afrika.

"Apa yang baru saja kita lihat di Afrika, anda akan melihat lebih banyak kerawanan pangan di sana dan lebih banyak masalah kesehatan," ungkap Melinda.

"Jika anda tidak berbuat apa-apa, itu juga akan memantul kembali ke Eropa, ke Amerika Serikat. Sejauh ini, lebih banyak diperlukan tanggapan internasional yang benar-benar kurang dilakukan oleh AS," imbuhnya.

Komentar Melinda sendiri muncul di tengah penyusunan rencana pembukaan kembali AS oleh pemerintahan Trump. Wakil Presiden AS, Mike Pence bahkan mengumumkan Gugus Tugas Covid-19 Gedung Putih akan segera dibubarkan.

Padahal hingga saat ini, AS masih berada dalam puncak daftar negara yang paling terkena dampak pandemik. Di mana AS memiliki lebih dari 1.250.000 kasus Covid-19 dengan setidaknya 75.000 orang meninggal dunia.

Yayasan Bill & Melinda Gates sendiri sudah menjanjikan kembali 100 juta dolar AS pada pekan ini untuk mengatasi dampak Covid-19.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya