Berita

Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Tri Hesty Widyastoeti/Repro

Nusantara

Tingkat Hunian Rumah Sakit Turun Hingga 50 Persen, Kemenkes Sediakan Program Bantuan Cashflow

JUMAT, 08 MEI 2020 | 12:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Akibat pandemik virus corona baru (Covid-19) yang masih melanda Indonesia, tingkat hunian rumah sakit turun cukup drastis.

"Saat ini kondisi rumah sakit hampir semua melayani Covid-19. Tingkat hunian rumah sakit sampai turun 20 hingga 50 persen di seluruh Indonesia," ujar Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Tri Hesty Widyastoeti, dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (8/5).

Hal tersebut berakibat kepada sistem pelayanan pasien dan bahkan cashflow rumah sakit ikut terganggu. Untuk itu, Tri Hesty Widyastoeti menerangkan, pihaknya memberikan fasilitas bantuan keuangan kepada seluruh rumah sakit yang menangani Covid-19.


"Pemerintah datang untuk menyiapkan dana, untuk klaim pasien Covid-19. Kami ingin membantu cashflow rumah sakit, agar dapat menjaga mutu pelayanan rumah sakit," jelasnya.

Fasilitas ini, diterangkan Tri Hesty Widyastoeti, adalah hasil kerja sama Kementerian Kesehatan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebab nantinya, ketika rumah sakit ingin mengajukan klaim pasien Covid-19 harus melalui beberapa tahap.

"RS mengajukan ke alamat direktur jenderal pelayanan kesehatan/direktur pelayanan kesehatan rujukan kementerian kesehatan, kemudian ditembuskan kepada BPJS. Dalam hal ini BPJS berfungsi sebagai verifikator," demikian Tri Hesty Widyastoeti.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya