Berita

Ilustrasi mudik/Net

Politik

Transportasi Dibuka, PKB: Pemerintah Mampu Periksa Satu-persatu Dokumen Perjalanan?

KAMIS, 07 MEI 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kapasitas pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona baru (Covid-19) diragukan usai membebaskan operasional transportasi darat, laut, dan udara di masa PSBB dan larangan mudik.

Keraguan tersebut disampaikan anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Eem Marhumah. Ia tak yakin pemerintah bisa mengawasi seluruh orang yang hendak bepergian.

“Belum lagi dalam tataran implementasinya. Apakah pemerintah memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk melakukan pemeriksaan berbagai dokumen perjalanan yang disyaratkan?” ujar Eem kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/5).


Eem menilai, saat ini masyarakat masih banyak yang pergi ke luar rumah maupun mudik secara diam-diam. Adanya syarat akan dilakukan pemeriksaan hanya membuat rumit dalam implementasinya.

“Kalau dengan pembatasan yang ketat seperti beberapa waktu lalu (tapi) masih ada pemudik yang lolos pemeriksaan, lantas bagaimana pemerintah akan melakukan pemeriksaan dalam situasi yang mulai dilonggarkan seperti ini?” bebernya.

“Hal tidak logis seperti inilah yang membuat masyarakat menilai pemerintah tidak jelas, membingungkan, dan penuh kegamangan,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya