Berita

Bupati Banyumas, Achmad Husein, apresiasi keikhlasan 12 warga yang kembalikan BLT/RMOLJateng.

Nusantara

Patut Dicontoh, 12 Warga Desa Kembalikan Bantuan Karena Ada Yang Lebih Membutuhkan

KAMIS, 07 MEI 2020 | 11:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 12 warga Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah terkait dampak Covid-19. Bantuan itu senilai Rp 600 ribu baru diterima sekali dan sedianya diterima tiga kali.
 
Dengan diantar oleh Kepala Desa Sirau dan Camat Kemranjen, mereka mengembalikan secara simbolis kepada Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendopo Sipanji Purwokerto, Rabu petang (6/5).
 
Kepala Desa Sirau, Mualiful Khasan mengatakan, sesuai intruksi Bupati dirinya memantau langsung penerima BLT dampak Covid-19. Siapa tahu ada yang salah sasaran.


Setelah mendata, dirinya melihat ada warga yang terlihat lebih membutuhkan bantuan. Maka dia pun mengupayakan warga yang telah menerima namun lebih mampu dibandingkan tetangganya yang kekurangan untuk mengembalikan bantuan.
 
"Meski mereka tidak mampu-mampu amat, tetapi melihat ada warga sekitarnya yang lebih membutuhkan, mereka dengan ikhlas mengembalikan. Namun kalau bisa kami usulkan ke Bapak Bupati agar pengganti ke-12 warga itu dari desa ini juga,” pinta Kades Mualiful Khasan.
 
Salah satu penerima BLT, Siti Chasanah, mengungkapkan dirinya bersama 11 warga lainnya seharusnya menerima program BLT untuk warga yang terimbas adanya wabah Covid-19.

Meski tidak terlalu kaya, namun warga RT 02 RW 06 ini melihat ada warga lain yang kurang mampu. Maka dengan kesadaran dia mengembalikan bantuan tersebut.
 
"Dengan kesadaran dan keikhlasan karena ada warga lain yang lebih membutuhkan, saya menyerahkan kembali kepada pemerintah untuk diserahkan kepada yang lebih berhak,” katanya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.
 
Bupati Banyumas Achmad Husein pun mengapresiasi langkah 12 warga Sirau yang berinisiatif mengembalikan program BLT itu.

Dia kemudian mengundang ke-12 warga ke Pendopo untuk melihat dari dekat orang-orang yang dengan keikhlasan mau mengembalikan bantuan.

Menurut dia, sesuai mekanisme, bantuan sosial tersebut bisa dikembalikan tetapi juga harus dilaporkan dulu ke Mensos.
 
"Terima kasih bapak ibu atas keikhlasan mau mengembalikan bantuan. Pastikan ini tidak ada paksaan dari Pak Camat dan Kepala Desa,” kata Bupati Achmad Husein.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya