Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Hanya Lakukan KBM Di Rumah Selama Pandemik Covid-19, Gaji Guru Honorer Tetap Diberikan Penuh

KAMIS, 07 MEI 2020 | 10:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Guru honorer di Kota Cirebon boleh tersenyum, meski situasi saat ini masih dalam pandemik virus corona baru (Covid-19). Sebab, gaji mereka dipastikan akan tetap diberikan secara penuh meski melakukan aktivitas di rumah.

Ya, selama pandemik Covid-19 ini, semua kegiatan belajar mengajar (KBM) praktis hanya dilakukan di rumah. Baik siswa sekolah maupun para tenaga pengajarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Irawan Wahyono menegaskan, tidak akan ada pemotongan gaji untuk para guru honorer yang berasal dari dana BOS. Sebab mereka tetap melaksanakan tugasnya untuk mengajar meski tidak dilakukan secara tatap muka.


“Gaji guru honorer yang berasal dari 50 persen dana BOS tetap diberikan. Jika ada pemotongan, saya akan datang langsung. Karena walaupun di rumah, mereka tetap mengajar para siswa,” ujarnya, Rabu (6/5), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Namun demikian, Irawan mengungkapkan, kegiatan KBM di rumah ini bukan tanpa kendala. Salah satu kendala bagi guru honorer selama diberlakukannya KBM di rumah adalah kebutuhan kuota internet yang cukup besar.

“Kuota guru ini yang belum pernah direncanakan oleh pihak sekolah. Tidak ada bantuan untuk kuota. Inilah yang menjadi keluhan mereka,” tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya