Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Wapres: Pertumbuhan Ekonomi 2,97 Persen Masih Relatif Baik

KAMIS, 07 MEI 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Presiden Maruf Amin kembali menegaskan, tujuan pemerintah dalam situasi pandemik Covid-19 saat ini hanya satu, yaitu keselamatan seluruh rakyat.

Baik itu keselamatan di bidang kesehatan maupun di bidang sosial ekonomi sebagai dampaknya.

Jelas Wapres, hal ini dibahas dalam sidang kabinet paripurna Pagu Indikatif RAPBN Tahun Anggaran 2021 melalui telekonferensi, Rabu kemarin (6/5).


"Fokus kita semua adalah menyatukan kekuatan untuk mengendalikan penyebaran virus corona dan penanganan atas dampaknya," ucap dia seperti dilansir dari @Kiyai_MarufAmin, Kamis (07/5).

"Seluruh elemen bangsa saling bahu-membahu seluruh jajaran pemerintahan, organisasi sosial kemasyarakatan, partai politik dan sektor swasta turut serta berpartisipasi dalam menanggulangi pandemi ini," lanjut Wapres.

Mengenai pertumbuhan ekonomi, meski hanya tumbuh 2,97 persen, menurut Wapres angka pertumbuhan ekonomi Indonesia masih relatif baik bila dibandingkan dengan sejumlah negara lain.

Bahkan, negara-negara seperti China, Perancis, Hongkong, Spanyol dan Italia mengalami kontraksi, tumbuh negatif.

"Pandemik Covid-19 ini memang telah memukul perekonomian negara kita. Untuk itu, agar kita bekerja ekstra dan jeli melihat perkembangan situasi saat ini dan proyeksi ke depan, sehingga didapat solusi yang efektif untuk mencegah melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," tutup Wapres.

Badan Pusat Statistik melansir pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2020 sebesar 2,97 persen. Angka tersebut turun delta 2 persen dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal IV 2019 sebesar 4,97 persen.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya