Berita

Presiden Iran, Hassan Rouhani/Net

Dunia

Presiden Rouhani: Iran Akan Beri Respons 'Menghancurkan' Jika Embargo Senjata Diperpanjang

KAMIS, 07 MEI 2020 | 09:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Hassan Rouhani mengecam rencana Amerika Serikat yang ingin memperpanjang embargo perdagangan senjata konvensional Iran.

Dalam pidatonya pada Rabu (6/5), Rouhani mengulangi kecaman Iran pada AS yang sudah melakukan keputusan-keputusan yang dianggapnya sebagai "kesalahan bodoh".

Ia bahkan mengatakan akan memberikan tanggapan yang "menghancurkan" jika AS berusaha untuk memperpanjang embargo senjata Iran.
"Jika Amerika ingin ke kembali ke kesepakatan, itu harus mencabut semua sanksi terhadap Teheran dan mengimbangi penerapan kembali sanksi," ujar Rouhani seperti dilansir Reuters.

"Jika Amerika ingin ke kembali ke kesepakatan, itu harus mencabut semua sanksi terhadap Teheran dan mengimbangi penerapan kembali sanksi," ujar Rouhani seperti dilansir Reuters.

"Iran akan memberikan tanggapan yang menghancurkan jika embargo senjata di Teheran diperpanjang," tambah Rouhani.

Di bawah kesepakatan Iran dengan kekuatan dunia untuk menerima batasan pada program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi, embargo senjata AS akan berakhir pada bulan Oktober 2020.

Namun, AS yang keluar dari kesepakatan nuklir (JCPOA) 2015 pada 2018, mengatakan ingin memperpanjang embargo tersebut.

"Langkah-langkah nuklir Iran dapat dibalik jika pihak lain dalam kesepakatan memenuhi kewajiban mereka dan menjaga kepentingan Teheran di bawah pakta tersebut," pungkas Rouhani.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya