Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kabar Penculikan WNI Di Perairan Gabon Afrika, Kemlu Masih Menunggu Informasi Resmi

KAMIS, 07 MEI 2020 | 06:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri masih berupaya memperoleh informasi resmi terkait penculikan tiga WNI yang dilakukan oleh perompak di perairan  Gabon, Afrika.
Ketiga WNI itu bekerja sebagai awak di kapal ikan berbendera Senegal.

“KBRI kita yang ada di Abuja telah berkomunikasi dengan Pemerintah Gabon. Tapi hingga saat ini kita belum menerima informasi terkait kejadian tersebut,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, saat telekonferensi bersama media, Rabu (6/5).

Peristiwa penculikan itu terjadi pada 3 Mei lalu. Sejumlah perompak menjarah kapal pencari ikan berbendera Senegal di perairan Libreville.

Peristiwa penculikan itu terjadi pada 3 Mei lalu. Sejumlah perompak menjarah kapal pencari ikan berbendera Senegal di perairan Libreville.
“Kami masih menunggu konfirmasi resmi dari otoritas Gabon terkait kejadian tersebut,” ujarnya.

Sumber pemerintah Gabon menuturkan, perompak menculik enam orang dari dua kapal. Selain tiga orang WNI, dua orang warga Korea Selatan dan seorang warga Senegal turut diculik dalam insiden ini.

Sejak awal 2019, telah terjadi dua aksi perompakan di lepas pantai Gabon. Pada Desember 2019, kelompok perompak menyerang beberapa kapal di perairan dekat Libreville.

Mereka menculik empat awak kapal asal China dan membunuh seorang kapten kapal asal Gabon.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya