Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Dituding Diam-diam Naikkan Tarif Setrum, PLN: Itu Tidak Berdasar Sama Sekali

RABU, 06 MEI 2020 | 23:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perusahaan setrum PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero dituding diam-diam telah menaikkan tarif dasar listrik di tengah musibah pandemik virus corona baru (Covid-19) ini. Merespons tudingan itu, direksi PLN dengan tegas membantah.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN I Made Suprateka mengatakan, adanya perilaku konsumtif listrik yang berlebihan dari masyarakat di saat pelaksanakan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan work from home (WFH) menjadi faktor melonjaknya tarif setrum pelanggan 1.300 kwh.

“Ini juga mematahkan isu kalau kenaikan tagihan karena kenaikan tarif listrik,” ujar Suprateka lewat jumpa media virtualnya, Rabu (6/5).


Adanya tudingan subsidi silang yang memberatkan pelanggan PLN di atas 1.300 kwh lantaran pemerintah menggratiskan pelanggan 450 kwh dan diskon 50 persen kepada pelanggan 900 kwh tidak mendasar sama sekali.

“PLN cross subsidi, sehingga subsidi golongan 900/450, ini tidak mendasar sama sekali.Tuduhan naikkan sendiri jumlah tagihan listriknya, ini siapa yang bisa intervensi sampai ke meter rumah tangga, orang PLN enggak berani datang karena protokol Covid-19. Mari kurangi keresahan di dalam masyarakat,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya