Berita

Filsuf Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Virus Corona Ditularkan Oleh Kebijakan Pemerintah Yang Buruk

RABU, 06 MEI 2020 | 21:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Salah satu penularan wabah virus corona baru (Covid-19) terjadi karena interaksi antarmanusia melalui benda yang terkontaminasi droplet penderita virus.

Namun demikian, menurut filsuf UI, Rocky Gerung berpandangan bahwa penyebaran Covid-19 di Indonesia makin parah dengan buruknya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

"Saya menganggap virus ini (Covid-19) di Indonesia tidak ditularkan secara alami seperti pada gagang pintu, dan lain-lain. Virus ini ditularkan oleh kebijakan pemerintah yang buruk, sehingga mempercepat penyebaran virus,” ujar Rocky Gerung dalam diskusi virtual bersama pengamat politik Hendri Satrio dan Ketua IDI, Daeng M Faqih, Rabu (6/5).


Menurutnya, kebijakan yang dibuat pemerintah tidak memiliki landasan yang kuat untuk benar-benar mengatasi atau bahkan mencegah penyebaran virus.

“Kebijakan buruk ini berlanjut sampai sekarang. Asumsi-asumsi yang dilakukan pemerintah juga tidak berlandaskan data yang kuat,” tambahnya.

Rocky Gerung juga mengkritisi relaksasi atau pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diwacanakan Menko Polhukam, Mahfud MD. Menurutnya hal itu tidak tepat dijalankan di tengah pandemik yang masih tinggi.

“Turunnya pasien virus bisa terjadi kalau rakyat di-freeze. Logikanya pemerintah ini ngaco, dia mendatangkan alat deteksi tapi melakukan relaksasi atau memperlonggar peluang penyebaran virus,” tutupnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya