Berita

Ilustrasi bawang putih/Net

Bisnis

Sejak PSBB, Harga Bawang Putih Dan Bombay Terus Menurun

SELASA, 05 MEI 2020 | 22:35 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Sejak pemberlakuan PSBB di Jakarta dan Jawa, harga bawang putih dan bombay menurun. Padahal di bulan Februari-Maret harga kedua komoditi tersebut melejit.

Sebut saja bawang putih yang sempat merangkak naik Rp 60.000 per kg. Lebih parah bawang bombay Rp 150.000 per kg. Padahal kondisi normal hanya Rp 20.000 per kg.

Namun hingga awal Mei, harga menurun karena ketersediaan sudah mulai mencukupi. Kondisi ini dibenarkan oleh pedagang bawang putih dan bombay Pasar Induk Keramat Jati, Ibu Asih.


“Kondisi saat ini harga sudah turun, tadinya sempat tinggi. Bawang putih jenis kating Rp 20.000 dan honan Rp 19.000, ke bawah pedagang eceran jual kisaran Rp 24.000 atau Rp 25.000, biasanya mereka ambil selisih sekitar 5000-an per kg nya. Kalau bawang bombay Rp 250.000 sekarung isinya 20 kg,” katanya kepada wartawan, Selasa (5/5).

Salah satu pemerhati pertanian, Syaiful Bahari menjelaskan, turunnya harga dua komoditi tersebut tidak lepas dari kebijakan relaksasi prosedur importasi bawang putih dan bombay.

“Harga beli bawang putih dari China sampai di pelabuhan Indonesia saat ini rata-rata sudah 700 dolar per ton, berarti harga per kg Rp 10.500. Bandingkan ketika Februari sampai Maret rata-rata 1.200 dolar, berarti harga per kg Rp 18.000,” ungkapnya.

Demikian juga dengan bawang bombay. Harga bombai New Zealand ukuran kecil dihargai Rp 12.000 per kg, sedangkan besar Rp 11.000 per kg. Bombay asal China lebih murah lagi, yaitu Rp 7.500 per kg.

“Kalaupun di beberapa provinsi seperti Papua, harga bawang putih masih tinggi Rp 60.000 per kg seperti yang diberitakan. Harus dihitung perjalanan ke Papua itu bisa memakan waktu dua minggu lebih,” jelasnya.

Terkait dengan kebijakan tersebut, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono mensyukuri kebijakan tersebut dapat menurunkan harga bawang putih.

“Ya alhamdulillah, sekarang kan antara 25.000-30.000 per kg," ucapnya.  

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya