Berita

Pusat pertokoan di Kota Garut mendadak dipadati masyarakat/RMOLJabar

Nusantara

PSBB Hanya Tinggal Hitungan Jam, Warga Garut Serbu Pusat Pertokoan

SELASA, 05 MEI 2020 | 15:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu besok (6/5), kawasan pertokoan di pusat kota Garut mendadak dipadati masyarakat yang berbelanja. Tak hanya itu, sejumlah ruas jalan pun dipadati kendaraan yang parkir.

Masyarakat tak hanya memenuhi toko sembako, namun banyak juga yang memadati toko pakaian. Mereka khawatir, saat PSBB tak bisa berbelanja pakaian, apalagi saat mendekati Idul Fitri nanti.

“Mumpung belum PSBB, belanja baju Lebaran dulu buat anak. Takut pas PSBB enggak boleh keluar rumah,” ujar Wiwin (35), warga Garut Kota, Selasa (5/5).


Yanti yang datang bersama anaknya sengaja membeli pakaian dan sepatu untuk buah hatinya. Meski pusat kota dipadati warga, ia tak khawatir soal virus corona.

“Kan pakai masker. Terus pulang ke rumah nanti langsung cuci tangan,” kata Yanti, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Hal yang sama disampaikan Asep (28). Warga Banyuresmi itu datang ke kawasan Pengkolan untuk membeli baju bagi istri dan kedua anaknya. Dia juga ingin membeli baju untuk orang tuanya.

“Enggak nyangka pas ke sini ramai. Takut sih ada, tapi sudah nanggung jadi belanja saja,” ucap Faris yang datang dengan anak dan istrinya.

Meski merasa khawatir, Asep nekat berbelanja pada hari ini. Karena dia takut selama PSBB, tak bisa berbelanja pakaian. Apalagi kedua anaknya pasti bakal meminta pakaian baru untuk Idul Fitri.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya