Berita

Jubir penanganan Covid-19 Achmad Yurianto/Net

Nusantara

Berharap Kasus Covid-19 Menurun Pada Bulan Juni-Juli, Pemerintah Ajak Masyarakat Komitmen Gotong Royong

SENIN, 04 MEI 2020 | 23:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah berharap presentase kasus virus corona baru (Covid-19) bisa menurun pada bulan Juni atau Juli nanti.

Jurubicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, hal ini bisa dicapai jika masyarakat berkomitmen membantu pemerintah, bergotong royong melawan virus asal Wuhan, China ini.

"Komitmen kita kalau menjalankan ini (gotong royong) dengan baik, Insya Allah pada bulan Juni bulan Juli semuanya sudah lebih baik lagi, dibanding dengan kondisi sekarang," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (4/5).


Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini meyakini, gotong royong yang dibangun mulai tingkat pusat, hingga ke desa, mampu menurunkan persentase peningkatan kasus corona di dalam negeri  

"Dengan melawan Covid-19 yang terintegrasi secara baik, mulai dari pusat sampai ke desa, RT/RW, sampai dengan keluarga, maka kita bisa menghadapi ini dengan baik," sebutnya.

"Sehingga kita bisa menuntaskan permasalahan ini, dan kita bisa hidup lebih lebih baik lagi dari kondisi yang sekarang, dengan kondisi yang mengarah ke lebih normal," tambah Achmad Yurianto.

Berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga hari in  jumlah kasus positif masih melonjak, dengan total 11.587 orang terinfeksi. Kemudian kasus sembuh 1.954 orang, dan kasus meninggal 864 orang.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya