Berita

Moskow Saat Karantina Wilayah/Net

Dunia

Dubes RI: Lima Mahasiswa Indonesia Di Rusia Yang Terinfeksi Virus Corona Dalam Perawatan, Dua Dari Moskow Dan Tiga Dari St Petersburg

SENIN, 04 MEI 2020 | 16:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lima mahasiswa Indonesia di Moskow, Rusia, dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru (Covid-19). Kelima mahasiswa itu kini dalam perawatan di rumah sakit dan kondisinya stabil.

Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi, menyampaikan kelima mahasiswa itu berasal dari St Petersburg dab Moskow.

"Ada 5 orang semuanya mahasiwa. Tiga dari St. Petersburg, Dua dari Moskow," ujar Wahid, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/5).


"Kelimanya saat ini sedang dalam perawatan. Tiga yang dari St Petersburg terpapar lebih dulu, yaitu pada Kamis pekan lalu. Kemudian yang dari Moskow, terpapar kemarin, Sabtu. Sejauh ini kondisi stabil, kemarin KBRI sempat kontak dengan yang bersangkutan," jelas Wahid.

KBRI di Moskow terus memantau perkembangan lima mahasiswa tersebut.

Di Rusia dan Belarus yang tercatat ada 1.359 WNI yang sebagian besar adalah mahasiswa dan pekerja migran yang berprofesi sebagai spa therapist.

KBRI di Moskow berusaha memberikan perlindungan terhadap WNI dengan memenuhi kebutuhan-kebutuhan selama masa pandemik. Seperti menyediakan sembako, masker, dan vitamin bagi WNI yang membutuhkan.

Rusia termasuk negara yang terdampak wabah Covid-19. Pemerintah memberlakukan status High Alert Regime.

Berdasarkan data Federal Service for Surveillance on Consumer Rights Protection and Human Wellbeing (Rospotrebnadzor) hingga 3 Mei 2020, tercatat total positif Covid-19 di Rusia sebanyak 134.687 kasus, dengan 1.280 meninggal dunia dan 16.639 orang sembuh.

Pemerintah Rusia memberlakukan masa karantina mandiri pada 28 Maret 2020 hingga 11 Mei 2020 sebagai upaya pencegahan wabah Covid-19.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya