Berita

Satpol PP Malang tengah jadi sorotan/Net

Nusantara

Soal Anggaran Rp 1,2 M Untuk Makan Dan Uang Lelah, Begini Penjelasan Kasatpol PP Malang

SENIN, 04 MEI 2020 | 14:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masyarakat Malang dihebohkan dengan beredarnya draf kegiatan beserta anggaran pelaksanaan kegiatan PSBB yang dibuat oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang selama 14 hari, terhitung mulai 8 Mei sampai dengan 21 Mei 2020.

Tak main-main, dari total anggaran yang mencapai Rp 1,4 miliar, ternyata sebagian besar akan diserap untuk pelaksaanaan kegiatan patroli. Yaitu akan menghabiskan biaya Rp 1.270.080.000 untuk uang makan dan lelah para petugas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Nazarudin Hasan mengatakan, data yang beredar itu masih berupa draf. Belum menjadi sebuah keputusan.


“Setelah Malang Raya sepakat mengajukan PSBB, saya suruh anggota saya untuk mempersiapkan draf apa yang menjadi kegiatan Satpol PP, termasuk anggarannya. Nah draf itu sudah jadi, tapi masih di anggota saya dan belum masuk ke meja saya dan belum saya koreksi,” jelasnya, ketika dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJatim, Senin (4/5).

Nazar juga menjelaskan, dalam pengajuan ini prosesnya masih panjang dan harus melalui beberapa tahapan. Selain itu, ia memaparkan kegiatan itu masih menunggu keputusan Gubernur Jawa Timur dan Menteri Kesehatan.

“Prosesnya masih panjang. Kemungkinan terlaksana bisa bulan Juni. Kalau soal draf, nanti saya koreksi. Soal tanggal yang tertera di dalam draf itu pun bisa berubah. Dan ketika fix, baru ke tim Satgas, yang termasuk di dalamnya ada Bupati,” tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya