Berita

Sejumlah orang mengenakan masker untuk menghindari penyebaran virus corona saat menunggu untuk naik roller coaster di taman hiburan di Seoul, Korea Selatan/AFP

Dunia

COVID-19

Infeksi Virus Corona Terkendali, Korsel Siap Buka Sekolah Dan Kantor Mulai 6 Mei

MINGGU, 03 MEI 2020 | 17:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan akan melonggarkan aturan pembatasan sosial lebih jauh mulai 6 Mei mendatang. Pelonggaran terseut mencakup pembukaan kembali sejumlah bisnis secara bertahap.

Langkah pelonggaran ini diambil karena negeri ginseng semakin menunjukkan kemajuan dalam upaya pengendalian pandemi virus corona atau Covid-19.

Perdana Menteri Korea Selatan Chung Sye-kyun menjelaskan, pemerintah akan memungkinkan sejumlah bisnis kembali beroperasi dan juga memungkinkan pertemuan dan acara berlangsung dengan sejumlah ketentuan keselamatan.


Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), Korea Selatan sendiri terus mencatat jumlah rendah infeksi virus corona. Pada hari Minggu (3/5), negara tersebut melaporkan 13 kasus baru. Dengan demikian, total infeksi virus corona secara nasional menjadi 10.793.

Kantor berita Yonhap melaporkan bahwa Korea Selatan akan bergerak menuju skema "karantina kehidupan sehari-hari" mulai hari Rabu (6/5), dengan normalisasi sekolah dan fasilitas umum.

Di bawah skema karantina yang baru, sekolah dan tempat kerja dapat kembali ke rutinitas normal, tetapi tetap harus mematuhi pedoman dasar.

"Pedoman baru lebih merupakan kompromi di tengah meningkatnya beban sosial dan ekonomi yang dipicu oleh pandemi," kata Perdana Menteri Chung Sye-kyun.

"Orang-orang perlu mematuhi pedoman dasar, seperti menjaga jarak setidaknya dua meter dari satu sama lain, bahkan setelah kita beralih ke karantina kehidupan sehari-hari," tambah Jeong.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya