Berita

WHO ungkap sebagian kecil anak dengan Covid-19 mengalami sindrom peradangan/Net

Dunia

WHO Ungkap Sebagian Kecil Anak Dengan Covid-19 Mengalami Sindrom Peradangan

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 12:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagian besar anak yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 biasanya memiliki kasus yang ringan dan sembuh sepenuhnya. Namun sejumlah kecil anak di beberapa negara dilaporkan memiliki sindrom peradagangan yang langka.

Demikian laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (29/4). WHO juga mengungkapkan, saat ini para ahli medis di Italia dan Inggris sedang menyelidiki kemungkinan adanya hubungan antara pandemi Covid-19 dengan penyakit radang para pada bayi yang biasanya diiringi dengan demam tinggi dan arteri yang bengkak.

Tidak hanya terjadi di Inggris, Italia, dan Spanyol, menurut seorang spesialis di Amerika Serikat, ada tiga anak dengan Covid-19 yang dirawat karena sindrom peradangan langka.


Ahli epidemiologi WHO, Dr. Maria van Kerkhove mengatakan, jaringan klinis WHO sedang membahas laporan dari Inggris mengenai sejumlah kecil anak-anak yang memiliki sindrom peradagangan.

"Ada beberapa deskripsi langka baru-baru ini tentang anak-anak di beberapa negara Eropa yang memiliki sindrom peradangan ini, yang mirip dengan sindrom Kawasaki, tetapi tampaknya sangat jarang," katanya melansir Reuters.

"Kami telah meminta jaringan global dokter untuk waspada tentang ini sehingga mereka menangkap informasi secara sistematis, sehingga kami dapat lebih memahami dan memandu pengobatan," tambahnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya