Berita

Djauhari Oratmangun/Net

Dunia

KBRI Beijing Gelar Webinar Diskusi Tenaga Medis Indonesia Dan China

RABU, 29 APRIL 2020 | 19:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pandemik Covid-19 yang tengah melanda dunia saat ini menjadi ujian berat, khususnya bagi garda terdepan penanganan pandemik yaitu tim medis.

Seluruh tim medis di dunia bekerja siang malam tak kenal lelah untuk menangani para pasien Covid-19. Tak salah jika para dokter dan tim medis ini disebut sebagai pahlawan dalam perang memenangkan pandemik Covid-19.

Dalam rangka mendukung upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia, KBRI Beijing bersama Kementerian Luar Negeri RI menggelar kegiatan webinar pelatihan tata cara penanganan garda terdepan Covid-19 bersama pakar dari China.


Kegiatan ini didukung oleh Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation dan mengundang para pembicara pakar dari China yang menjadi garda terdepan saat menangani Covid-19 yang melanda China.

Dalam sambutan pembukaan, Duta Besar RI di Beijing, Djauhari Oratmangun menyampaikan, penghargaan yang tinggi atas dedikasi para tim medis yang bekerja keras dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

"Webinar ini diselenggarakan untuk memfasilitasi diskusi antara tim medis Indonesia dengan para ahli Tiongkok terkait penanganan Covid-19," ujar Djauhari Oratmangun dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (29/4).

"Tim medis Indonesia juga dapat berbagi pengalaman terkait upaya menekan penyebaran pandemi Covid-19 yang saat ini dihadapi Indonesia, serta bertukar pendapat dengan para pakar China," katanya menambahkan.

Webinar menghadirkan panelis yang merupakan para ahli medis dari Affiliated Hospital of Qingdao University yaitu Niu Haitao, Vice President Affiliated Hospital of Qingdao University; Kong Xinjuan, Director of Medical Affairs; Wei Lili, Assistant President; Yu Wenchang, Director of Respiratory and Critical Care Department.

Serta Fang Wei, Deputy Director of ICU; Li Kun, Deputy Director of ICU; Weng Yunqi, Deputy Director of Emergency Internal Medicine, dan Feng Wei, Deputy Director of Anesthesiology Dept.

Affiliated Hospital of Qingdao University yang berlokasi di Qingdao, Provinsi Shandong adalah salah satu rumah sakit yang mengirimkan tim medis untuk membantu penanganan Covid-19 di Wuhan selama 50 hari, termasuk diantaranya menangani pasien-pasien kritis.

Setidaknya ada 316 orang peserta aktif terdiri dari para dokter dan tim medis, serta perwakilan lebih dari 25 rumah sakit di seluruh Indonesia ikut serta dalam webinar ini.

Topik diskusi antara lain terkait penanganan pasien parah, tata cara menghadapi situasi gawat darurat, upaya perlindungan tim medis dari infeksi virus, upaya pencegahan dan karantina mandiri oleh masyarakat serta pendampingan psikologis dalam menghadapi pandemi.

Peserta juga diberikan bahan materi diskusi yang tersedia di situs https://gmcc.alibabadoctor.com.

Para peserta mengikuti kegiatan webinar dengan penuh antusias. Kegiatan ini memberikan lesson learnt garda terdepan China dalam menangani pasien Covid-19.

Sehingga, diharapkan dapat turut berkontribusi untuk bekal tim medis Indonesia dalam menangani pasien Covid-19 di tanah air.

Webinar ini juga menjadi titik awal rangkaian kegiatan perayaan 70 tahun hubungan bilateral Indonesia-China yang jatuh pada tahun ini.

Setelah pelaksanaan webinar ini, KBRI Beijing akan menyelenggarakan serangkaian webinar yang mengundang pembicara pakar di berbagai bidang termasuk digital economy, Telemedicine, E-Commerce, Creative Economy, dan lainnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya