Berita

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi/Net

Dunia

Soal Seruan Penyelidikan Internasional Terkait Covid-19, Menlu Retno: Indonesia Pantau Posisi Australia

RABU, 29 APRIL 2020 | 16:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Beberapa waktu terakhir, Australia tengah gencar mencari dukungan untuk dibentuknya penyelidikan internasional secara independen mengenai asal usul dari virus corona, tidak terkecuali pada Indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne pernah menyinggung mengenai seruan tersebut dalam komunikasi yang dilakukan keduanya pada 22 April.

Pada saat itu, Retno mengatakan, Indonesia akan memantau posisi Australia namun akan fokus pada penanganan Covid-19.


"Nah di dalam komunikasi tersebut, saya sampaikan satu, Indonesia memantau posisi Australia terkait seruan Australia terhadap pembentukan penyelidikan internasional secara independen mengenai asal usul Covid," ujar Retno.

"Namun, saya sampaikan bahwa saat ini Indonesia akan berkonsentrasi untuk menangani Covid-19 dan dampak sosial ekonominya," tambahnya dalam konferensi pers virtual pada Rabu (29/4).

Seruan Australia untuk dibentuknya penyelidikan internasional terkait Covid-19 sendiri telah memicu perseteruan dengan China.

Merasa diremehkan, Dutabesar China untuk Australia, Cheng Jingye mengungkapkan, China bisa memboikot produk hingga sektor pendidikan Australia.

Kendati begitu, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison pada Rabu menyampaikan, seruan tersebut tidak ditargetkan kepada siapa pun, melainkan untuk mencari tahu sepenuhnya penyebab dari pandemik.

"Ini adalah virus yang telah merenggut lebih dari 200.000 jiwa di seluruh dunia. Itu telah mematikan ekonomi global. Implikasi dan dampaknya luar biasa. Sekarang, tampak sepenuhnya masuk akal bahwa dunia ingin membuat penyelidikan independen," ujar Morrison.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya