Berita

Vladimir Putin/Net

Dunia

Virus Corona, Putin: Kita Berhasil Perlambat Penyebaran, Tapi Harusnya Ini Tidak Membuat Kita Senang Dulu

RABU, 29 APRIL 2020 | 14:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Rusia mengatakan akan melonggarkan aturan lockdown pada dua pekan mendatang. Namun begitu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengingatkan bahwa Rusia belum mencapai puncak kasus infeksi virus corona.

Ia meminta waganya untuk tetap waspada dan mengikuti aturan pemerintah.

"Kita berhasil memperlambat penyebaran epidemi... angka kasus baru harian dari penyakit tersebut telah stabil," kata Putin dalam konferensi video dengan para pejabat regional, seperti dikutip dari AFP, Rabu (29/4).


"Tapi ini seharusnya tidak membuat kita yakin. Situasinya tetap sangat sulit. Para ahli dan ilmuwan yang selalu berhubungan dengan kita untuk memeriksa rencana dan tindakan kita, mengatakan bahwa ini belum mencapai puncaknya," terang Putin.

Mengenai rencana pelonggaran penguncian secara bertahap yang akan dimulai pada 12 Mei mendatang, Putih menekankan hal itu tergantung pada situasi wabah di masing-masing wilayah. Sebab masing-masing wilayah memiliki kasus yang berbeda.

Tiap wilayah juga diharapkan memperhatikan pasokan medisnya. Meski sektor industri negara tersebut telah digerakkan untuk memproduksi lebih banyak peralatan medis dan alat pelindung diri (APD), namun kekurangan tetap terjadi.

Bulan ini, Rusia memproduksi lebih dari 800 ventilator dan 8,5 juta masker. Putin mengatakan bahwa hingga akhir bulan ini, akan diproduksi 100 ribu pakaian pelindung untuk paramedis per hari.

"Namun dibandingkan dengan apa yang kita perlukan sekarang, itu masih terlalu sedikit," jelas putin.

Hingga Selasa (28/4) waktu setempat, Rusia mencatat lebih dari 6.400 kasus baru dalam sehari. Total kasus virus corona di Rusia telah mencapai 93.558 kasus.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya