Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Nyatakan Dukungan Taiwan Masuk WHO Dan Bahas Covid-19, China Meradang

RABU, 29 APRIL 2020 | 13:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) mendukung Taiwan untuk menjadi anggota Organisasi Kesehatan Dunia WHO di tengah pandemi virus corona ini. Keduanya melakukan telekonferensi yang jarang terjadi pada Senin (27/4), seperti dikutip dari Reuters, Rabu (29/4).

Menteri Kesehatan dan Layanan Manusia AS Alex Azar berterima kasih kepada Taiwan atas upaya-upayanya berbagi sumber daya dan pengetahunan dengan AS dalam menanggulangi virus corona.

Ia menulis dalam akun media sosialnya:


"Pagi ini saya berbicara dengan Menteri Chen dari Taiwan tentang wabah #COVID19. Saya mengucapkan terima kasih kepadanya atas upaya Taiwan untuk berbagi praktik terbaik dan sumber daya mereka dengan A.S. Sekarang, lebih dari sebelumnya, kemitraan kesehatan global sangat penting dan saya menghargai kontribusi Taiwan."

Sebelumnya, Taiwan kecewa dengan sikap WHO yang mengabaikan mereka. AS pun berkomitmen mendekatkan koordinasi antara Taiwan dan WHO di masa pandemik ini.

Dukungan AS tersebut menuai kecaman dari China yang menganggapnya langkah politis.

WHO telah membatasi akses informasi Taiwan soal pandemik corona karena mereka bukan anggota. WHO sendiri mendapatkan tekanan dari China yang menganggap Taiwan adalah bagian dari negara mereka yang sedang membangkang.

Sejak 2009 hingga 2016 Taiwan telah menjadi negara pemantau di WHO setelah hubungan dengan China membaik. Namun saat Tsai Ing-wen terpilih presiden Taiwan, hubungan kembali memburuk dan China mengadang langkah pemerintah Taipei di WHO.

Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung berterima kasih kepada Menkes AS Alex Azar atas dukungan terhadap negaranya di WHO pada telekonferensi Senin malam (27/4).

"Menteri Chen mengatakan kepada Menteri Azar bahwa dia berharap AS akan terus mendukung partisipasi penuh Taiwan dalam rapat, mekanisme, dan aktivitas dewan kesehatan dunia dan WHO sebagai pemantau," ujar pernyataan pemerintah Taiwan.

Dalam percakapan telekonferensi tersebut, Azar juga berterima kasih kepada Taiwan karena telah berbagi pengalaman dalam mengatasi pandemi corona. Taiwan termasuk berhasil membendung virus corona, dengan hanya 429 kasus dan 6 kematian selama ini.

"Saya berterima kasih kepada dia (Chen) atas upaya Taiwan membagikan praktik terbaik dan sumber daya mereka kepada AS. Saat ini, lebih dari sebelumnya, kemitraan kesehatan global sangat penting dan saya menghargai kontribusi Taiwan," kata Azar melalui Twitter.

Taiwan secara mengejutkan telah berhasil dalam membatasi penyebaran virus corona menjadi hanya 429 penularan dengan enam kematian. Namun Taiwan bukan anggota WHO maupun PBB karena adanya oposisi dari China yang menolak mengakui kedaulatannya.

Taiwan mengatakan, pengecualian itu menantang kemampuannya untuk membantu perang global melawan COVID-19.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya