Berita

Penyerahan 10 ribu alat tes PCR kepada Indonesia/Net

Dunia

Dukung Penanganan Covid-19 Di Indonesia, Korea Aerospace Industries Sumbang 10 Ribu Alat Tes PCR

RABU, 29 APRIL 2020 | 12:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan Korea Selatan kembali memberikan kontribusinya untuk penanganan wabah virus corona baru di Indonesia. Kali ini, perusahaan yang berkontribusi itu adalah Korea Aerospace Industries, Ltd. (KAI).

Bertempat kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakata, pada Rabu (29/4), KAI bersama dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd., (DSME) menyerahkan sebanyak 10.000 alat tes Covid-19 kepada pemerintah Indonesia.

Penyerahan alat tes PCR (Polymerase Chain Reaction) tersebut diwakili oleh pihak Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta dan Kemhan.


KAI yang merupakan perusahaan industri dirgantara Korea Selatan dan DSME menyiapkan alat tes tersebut untuk mendukung pemerintah Indonesia guna menghentikan penyebaran infeksi Covid-19.

"Hubungan Korea dan Indonesia sangat erat di berbagai bidang, terutama di bidang industri pertahanan," ujar CEO dan Presiden KAI, Ahn Hyunho, dalam keterangannya.

"Kami berharap sumbangan ini dapat memberi semangat kepada masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Untuk pengirimannya, KAI mengungkapkan, alat tes yang memiliki akurasi lebih dari 95 persen tersebut dikirim dengan free-of-charge oleh maskapai pelat merah, Garuda Indonesia.

Sebagai informasi, bantuan dari KAI kali ini bukan lah untuk yang pertama. Pada 2018, KAU juga sudah memberikan sumbangan ke Indonesia untuk memulihkan kerusakan akibat tsunami Palu.

Seperti yang disampaikan oleh Ahn Hyunho, Indonesia dan Korea Selatan adalah mitra erat dalam industri pertahanan. Bahkan Indonesia adalah negara pertama yang membeli pesawat latih KT-1 pada 2001 dan T-50 pada 2011 buatan KAI.

Pada saat ini, KAI dan Kemhan sedang mengembangkan pesawat tempur KF-X/IF-X bersama.

Selain program tersebut, KAI juga sedang memperkembangkan helikopter bersenjata sipil ringan LCH/LAH dan juga satelit. Di mana KAI sudah mengembangkan satelit serbaguna bernama Arirang dan berencana untuk memperlulas industri antariksa.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya