Berita

Hillary Clinton/Net

Dunia

Resmi Dukung Joe Biden, Hillary Clinton: Amerika Pantas Dapat Presiden Yang Kompeten

RABU, 29 APRIL 2020 | 08:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton memberikan dukungan kepada kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Dukungan itu disampaikan oleh Clinton ketika menjadi "tamu istimewa" di pertemuan virtual balai kota yang disiarkan secara langsung pada Selasa sore (28/4) waktu setempat. Di sana, Biden juga berkampanye mengenai dampak pandemi virus corona baru terhadap perempuan.

"Saya berharap ada kepemimpinan Joe Biden di Oval Office (Gedung Putih) saat ini," ujar Clinton.


"Amerika pantas mendapatkan presiden yang akan mengurus krisis Covid-19 dengan kompeten dan memiliki kepedulian pada sains yang kita butuhkan untuk menyelamatkan nyawa dan ekonomi," lanjutnya.

Clinton sebelumnya memang mengaku hanya akan memberikan dukungan pada kandidat terakhir. Biden saat ini menjadi satu-satunya kandidat yang tersisa setelah Senator Bernie Sanders mundur.

Dukungan dari seorang Hillary Clinton memang sangat lah penting. Perempuan 72 tahun tersebut masih memiliki banyak pendukung yang menguntungkan Biden.
 
Pada pemilihan presiden 2016 lalu saja, Clinton memenangkan lebih dari 65 juta suara dan terbukti menjadi penggalang dana produktif sepanjang karirnya.

Kendari begitu, dukungan Clinton juga dimungkinkan oleh Partai Republik untuk mendapatkan keuntungan dengan berbagai kontroversi dan serangan yang bisa mereka gunakan kembali saat pemilihan 2016.

"Tidak ada konsentrasi yang lebih besar dari pembentukan Demokrat selain Joe Biden dan Hillary Clinton bersama-sama," kata manajer kampanye Presiden Donald Trump, Brad Parscale.

"Presiden Trump mengalahkannya sekali dan sekarang dia akan mengalahkan kandidat pilihannya," imbuhnya, melansir CGTN

Sebelum Clinton, dukungan terhadap Biden mengalir dengan deras. Mulai dari mantan Presiden Barack Obama; Senator Massachusetts, Elizabeth Warren; Senator Vermont, Bernie Sanders; hingga Ketua DPR, Nancy Pelosi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya