Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat rapat virtual bareng pengusaha Jakarta/Repro

Nusantara

Anies Ajak Pengusaha Kolaborasi Tangani Covid-19 Di Ibukota

SELASA, 28 APRIL 2020 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penanganan virus corona baru (Covid-19) di DKI Jakarta membutuhkan kolaborasi dari semua pihak.

Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan rapat secara virtual dihadapan perwakilan perusahaan multinasional dan asosiasi bisnis.

"Kita punya 2.000 Dusun atau RW, panti asuhan, asrama sekolahan, rumah perawatan penyandang disabilitas, dan juga kelompok-kelompok lain untuk didukung," kata Anies seperti yang disiarkan melalui Channel Youtube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (28/4).


Selain itu, Anies juga mengajak para pengusaha untuk membantu para pekerja harian, buruh, pekerja informal, pengemudi ojek, pekerja lepas, UMKM, dan para perantau yang kehilangan pekerjaan dengan cara mengunjungi situs atau template yang telah disediakan oleh Pemprov DKI.

"Kami punya sebuah website di mana Anda bisa memilih, apakah Anda mau mensupport dusun, sekolah asrama, atau panti asuhan. Bagian kita adalah untuk membuat database agar Anda bisa memilih siapa yang ingin anda dukung," jelasnya.

Nantinya perusahaan atau individu bisa mengklik area yang akan dibantu. Kemudian akan muncul data yang menunjukan berapa banyak keluarga miskin di RW tersebut, siapa pemimpin RW, dan bantuan jenis apa yang bisa diberikan.

"Idenya adalah ketika Anda memilih RW mana yang ingin Anda dukung, itu akan memberitahu Anda berapa banyak keluarga atau individu yang ada di sana, di mana kemudian Anda bisa berikan bantuan yang dibutuhkan," pungkas Anies.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya