Berita

Lambang STC/Net

Dunia

Memanas, STC Umumkan Pemerintahan Sendiri Di Yaman Bagian Selatan

MINGGU, 26 APRIL 2020 | 14:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemik Covid-19 tidak berhasil untuk meredakan ketegangan di Yaman. Pasalnya organisasi separatis Yaman, Dewan Transisi Selatan (STC) menyatakan akan membentuk pemerintahannya sendiri.

Minggu dini hari (26/4), STC mengungkapkan akan menetapkan pemerintahannya sendiri di wilayah-wilayah kendali mereka.

Pengumuman tersebut langsung dikecam oleh koalisi yang didukung Arab Saudi dengan menyatakan langkah tersebut memperbarui konflik dan STC akan mendapatkan konsekuensinya.  


Saksi mata Reuters melaporkan, terlihat pasukan bersenjata STC di Aden sudah ditempatkan. Dalam sebuah pernyataan, STC mengumumkan peraturan darurat di Aden dan semua gubernur selatan.

Tahun lalu, STC yang didukung oleh Uni Emirat Arab (UEA), menyalahkan pemerintahan Abd-Rabbu Mansour Hadi dan merebut Aden, serta memperluas wilayahnya ke selatan.

"Pengumuman oleh dewan transisi yang disebut niatnya untuk mendirikan pemerintahan selatan adalah dimulainya kembali pemberontakan bersenjatanya dan pengumuman penolakannya dari penarikan penuh dari perjanjian Riyadh," ujar Menteri Luar Negeri Yaman Mohammed Al-Hadhrami.

Dalam pernyataan tersebut, STC juga akan menanggung sendiri konsekuensi dari langkah berbahayanya itu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya