Berita

Check point PSBB di Kalimalang.RMOL

Nusantara

PSBB Tahap Dua DKI Harus Lebih Ketat Dan Ada Sanksi Tegas

MINGGU, 26 APRIL 2020 | 09:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) periode kedua di Jakarta memasuki hari ke ketiga sejak diterapkan pada Jumat (24/4) selama 28 hari ke depan atau sampai dengan 22 Mei.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Muhammad Taufik menilai PSBB di Jakarta secara umum sudah cukup baik.

"Tinggal yang tahap II ini harus ada pengawasan lebih ketat dan kalau perlu ada sanksi," ujarnya saat dihubungi Wartawan, Minggu (26/4).


Politisi Partai Gerindra ini pun mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bertindak responsif selama ini dalam menangani pandemik Covid-19 di Jakarta.

"Mudah-mudahan selesai PSBB kedua ini, corona memudar penularannya," ujar ketua Gerindra DKI itu.

Oleh karenanya, Taufik sekali lagi menekankan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dapat lebih tegas dalam memberikan pengawas di masa PSBB kedua ini. Termasuk dalam hal pendistribusian bantuan sosial (Bansos).

"Sesuatu itu harus dievaluasi secara komprehensif. Misalkan sembako. Dari 1,2 juta yang miskin misal ada memperbaiki data ya oke saja. Tinggal di pengawasannya aja, lebih ketat dan diberi sanksi," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya