Berita

Pengamat ekonomi, Bhima Yudhistira/Net

Politik

Istana Pertanyakan Kompetensi Bhima Yudhistira Yang Tantang Debat Belva Devara

MINGGU, 19 APRIL 2020 | 10:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengamat ekonomi Bhima Yudhistira melayangkan surat terbuka untuk menantang Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo Adamas Belva Syah Devara berdebat pada Minggu (19/4).

Rekan Belva Devara, Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Dini Shanti Purwono enggan mengomentari lebih dalam mengenai tantangan Bhima Yudhistira. Dia menegaskan bahwa dirinya bukan dalam kapasitas menjawab tantangan tersebut.

“Porsi saya itu adalah isu hukum strategis yang berkaitan langsung dengan presiden. Menurut saya ini isunya personal,” ujar Dini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/4).


Politisi PSI ini pun menyerahkan sepenuhnya kepada Belva untuk menanggapi tantangan yang dilayangkan Bhima Yudhistira.

Namun demikian, dia menilai tantangan itu tidak ada kaitannya dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Belva sebagai Staf Khusus Presiden.

“Jadi menurut saya terserah Belva. Apakah dia mau ladeni atau tidak. Lagipula tujuan Bhima menantang Belva dalam hal ini apa?” tambahnya.

Sementara saat diberi penjelasan bahwa maksud Bhima menantan Belva debat adalah untuk memahami bagaimana milenial bisa berkontribusi secara nyata bagi perekonomian, Dini justru menanyakan kompetensi Bhima.

“Apakah dia pihak yang tepat dan memiliki kompetensi untuk itu?” tutupnya.

Adapun debat yang diinginkan Bhima adalah berkaitan dengan Kartu Prakerja, konflik kepentingan, oligarki milenial serta permasalahan bangsa lainnya di tengah Covid-19. Tema Kartu Prakerja sendiri berkaitan langsung dengan Belva karena perusahaannya, Ruang Guru menjadi salah satu yang ditunjuk sebagai aplikator.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya