Berita

anggota Komisi III DPR Nasir Djamil/Net

Politik

Dugaan Nasir Djamil, Partai Koalisi Tidak Dilibatkan Sri Mulyani Cs Bahas Perppu Corona

MINGGU, 19 APRIL 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai politik koalisi pemerintah seperti tidak dilibatkan dalam proses pembentukan Perppu 1/2020 yang telah diteken Presiden Joko Widodo. Hal itu bisa dilihat dari sejumlah reaksi kader dari partai koalisi pemerintah.

Mereka tampak seperti tidak dilibatkan dalam pembuatan perppu, sehingga banyak yang menyebut bahwa perppu itu cenderung oligarki dan tidak pro pada rakyat.

Begitu kata anggota Komisi III DPR Nasir Djamil saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/4).


“Banyak parpol koalisi enggak dilibatkan, enggak diajak untuk mendiskusikan perppu ini. Makanya, isinya terlalu berpihak kepada pengusaha dan tidak pada rakyat. Parpol koalisi sebetulnya marah ada perppu itu,” terang politisi PKS itu.

Pernyataan Nasir Djamil ini bukan tanpa alasan. Hal itu berdasarkan pengamatannya atas reaksi sejumlah kader partai koalisi atas penerbitan perppu.

“Mereka marah. Sepertinya enggak diajak untuk membicarakan perppu ini, hampir semua menolak perppu ini,” katanya.

Lebih lanjut, Nasir Djamil sampai pada kesimpulan bahwa perppu yang turut mencantumkan pasal tentang “kekebalan hukum” tersebut diduga diterbitkan atas ide dan inisiatif Sri Mulyani cs semata.

“Kerjaan Sri Mulyani cs. Luhut, ya Kemenko Perekonomian. Mereka yang punya kerjaan itu,” duganya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya