Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjat Pranowo/Net

Nusantara

Hasil Survei: Jateng Provinsi Yang Paling Cepat Ambil Kebijakan Untuk Tangani Covid-19, Jabar Paling Lamban

SABTU, 18 APRIL 2020 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saiful Mujani Research Center (SMRC) yang mewawancarai 1.200 responden di 34 provinsi di Indonesia, menyampaikan tentang kinerja Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Hasil survei mengungkapkan, Ganjar dinilai sangat cepat dalam mengambil kebijakan penanggulangan Covid-19.   

"Penilaian warga Jawa Tengah atas kecepatan pemerintah provinsi dalam menangani Covid-19 lebih tinggi dibandingkan penilaian warga lainnya," ujar Direktur SMRC, Sirojudin Abbas dalam siaran persnya, Jumat, (17/4).


Gubernur Ganjar mendapat dukukungan dari 73 persen responden dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya.

Provinsi Jawa Tengah, dalam hal ini kabupaten dan kota, mendapai nilai paling tinggi, dengan skor 78 persen. Di urutan kedua, ada Provinsi Jatim dengan 68 persen dan Pemprov DKI Jakarta 62 persen.

Sementara untuk provinsi yang paling lamban menangani Covid-19 adalah Banten dan Sulawesi Selatan 50 persen, serta Jawa Barat 49 persen.

Survey juga memberi penilaian terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penanganan wabah virus corona. Sebanyak 52 persen warga menilai Jokowi bergerak cepat dalam menangani pandemi, sementara 41 persen warga menilai lamban, dan sisanya tidak memberikan penilaian.

Survei digelar melalui telepon secara acak pada 22 - 25 Maret 2020 dan 9 - 12 April 2020.

Mereka yang disurvei adalah yang sudah berusia di atas 17 tahun. Margin of error survei dengan random sampling kali ini adalah 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya