Berita

Penyerahan bantuan beras dari Paguyuban Tionghoa/Net

Nusantara

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Paguyuban Tionghoa Serahkan 2,5 Ton Beras Lewan Baznas

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 13:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Amil Zakat Provinsi Jawa Tengah menerima bantuan 2,5 ton beras dari Paguyuban Tionghoa Semarang.

Paguyuban tersebut terdiri dari Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa Semarang (Porinti) dan Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) Jawa Tengah serta Kadin Jawa Tengah.

Bantuan sosial untuk masyarakat terdampak wabah Covid 19 ini diberikan langsung di kantor Baznas Jawa Tengah, Kamis (16/4). Bantuan beras ini akan diberikan untuk pekerja informal, ojol, pedagang kecil hingga masyarakat pra sejahtera.


Ketua Harian Porinti, Yoga Pangemanan, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan saling tolong menolong kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

"Sebagai sebuah organisasi kewajiban untuk tolong menolong walaupun beberapa anggota juga mengalami kesulitan namun kita tetap memikirkan ruang lingkup yang lebih besar apa yang bisa kita sumbangkan ke masyarakat yang membutuhkan," ujar Yoga dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng.

Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Daroji berterima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan sumbangan. Menurutnya saat ini bantuan-bantuan sangat dibutuhkan masyarakat karena masalah sosial akibat dampak Covid-19.

"Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang mau memberikan bantuan melalui kami. Kami Akan bagikan ini dalam bentuk paket sembako dan berasnya sudah ada tinggal ditambahi paket sembako lain untuk diberikan ke mereka yang berhak," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya