Berita

Stafsus Presiden yang juga CEO RUangguru, Adamas Belva Syah Devara/Net

Politik

Ruangguru Dapat Proyek Bombastis Rp 5,6 Triliun, Belva: Saya Siap Mundur

RABU, 15 APRIL 2020 | 17:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ruangguru ditunjuk pemerintah sebagai aplikator Kartu Prakerja yang merupakan program dari Kemenko Perekonomian dengan nilai proyek sebesar Rp 5,6 triliun.

Sontak, proyek tersebut menjadi polemik di masyarakat lantaran pemilik perusahaan aplikator tersebut adalah Adamas Belva Syah Devara yang saat ini juga menjabat sebagai Staf Khusus milenial presiden.

Merespons polemik yang ada, Belva mengaku siap untuk mundur dari jabatannya sebagai staf presiden jika dinilai telah melanggar aturan.


“Saya sedang konfirmasi ulang ke Istana apakah memang ada konflik kepentingan yang ditanyakan teman-teman semua di sini, walaupun saya tidak ikut proses seleksi mitra. Jika ada, tentu saya siap mundur dari Stafsus saat ini juga. Saya tak mau menyalahi aturan apa pun,” kata Belva lewat akun Twitternya, Rabu (15/4).

Keputusan tersebut diakui akan dilakukan meskipun ia merasa tidak ada aturan yang ia langgar. Namun demikian, keputusan mundur dirinya tidak bisa dilakukan secara sepihak.

“Sebenarnya demi menghindari persepsi/asumsi, saya siap dan sudah menawarkan untuk mundur. Namun keputusan mundur adalah keputusan besar dan harus didiskusikan dengan Istana. Jadi mohon dipahami, bukan hanya masalah saya mau atau tidak,” bebernya.

Belva mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan perusahaannya sebagai aplikator Kartu Prakerja. Pasalnya, semua mekanisme dan anggara dilakukan di ranah Kemenko Perekonomian.

“Dapat dicek di semua daftar kehadiran rapat mengenai Prakerja bersama Kemenko dan PMO, saya tak pernah hadir,” tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya