Berita

Aktivis dari Papua, Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Mengapa Hanya Ojol Yang Diperhatikan Jokowi Dan Ahok

SELASA, 14 APRIL 2020 | 11:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah pandemik virus corona (Covid-19), driver ojek berbasis aplikasi alias ojek online (ojol) seperti menjadi anak emas.

Hal itu seiring pengumuman dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bahwa driver ojol berhak mendapatkan cashback setiap pembelian bahan bakar di SPBU Pertamina.

"Untuk sobat rider ojek online, dapatkan cashback 50 persen maksimal Rp 15.000 bagi 10.000 pengendara ojek online per hari, untuk pembelian Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo dengan aplikasi MyPertamina," ujarnya melalui Twitter pribadinya, Senin (13/4).


“Promo berlaku pada periode 14 April hingga 12 Juli 2020," sambung Ahok dengan hashtag #BerbagiBerkahMyPertamina.

Tidak hanya itu, Presiden Joko Widodo juga sudah dua kali membagi-bagikan paket sembako secara langsung di pinggir jalan kepada para ojol, yaitu di Harmoni, Jakarta dan Bogor, Jawa Barat.

Bila dicermati, nyatanya bukan hanya pengemudi ojol yang secara ekonomi terdampak wabah Covid-19. Namun banyak sektor pekerjaan yang berimbas dan akhirnya tidak sedikit perusahaan yang memutuskan PHK pegawainya.

Fakta inilah yang disoroti aktivis dari Papua, Natalius Pigai. Sejauh pengamatannya, ada hal lain di belakang pemberian diskon BBM dari Ahok dan aksi bagi-bagi sembako ke ojol yang dilakukan Presiden Jokowi.

“Mengapa terkesan ojol diperhatikan Jokowi & pejabat seperti Ahok dari Pertamina bahkan bagi bensin di tengah corona. Padahal ada 24,17 juta rakyat miskin, petani, nelayan, peternak, penganggur, korban PHK, dan difabel,” ujar mantan anggota Komnas HAM itu kepada redaksi, Selasa (14/4).

Ternyata, kata Pigai, ada alasan khusus yang melatari kebijakan tersebut. Setelah ditelusuri, sambungnya, ternyata ada nama-nama penguasa yang diduga sebagai pemegang saham di perusahaan ojol.

"Boy Thohir (kakak Menteri BUMN) &  Pandu Sjahrir (keponakan LBP). Softbank, Alibaba, Djarum, Astra, Nadiem Makarim Mendikbub. Tanpa perasaan. Injustice!” urainya menduga.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya