Berita

Gedung DPR/Net

Politik

PKS Dan Demokrat Tidak Terlibat, Pengamat: Satgas Lawan Covid-19 DPR Beraroma Politis

SELASA, 14 APRIL 2020 | 10:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Fraksi PKS dan Partai Demokrat tidak terlibat dalam Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 yang digagas oleh sejumlah anggota dewan lintas fraksi.

Publik menilai adanya sentimen parlemen yang didominasi parpol koalisi dengan parpol oposisi.

Pengamat politik dari Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah menyampaikan tidak dilibatkannya dua fraksi tersebut tampak jelas bahwa adanya manuver politik.


"Tanpa pelibatan semua fraksi menandai adanya manuver politik, padahal kerja satgas semestinya terpisah dari aroma politis. Terlebih, keduanya (PKS dan Demokrat) adalah parpol non koalisi pemerintah," ujar Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/4).

Mengenai adanya anggapan dua parpol tersebut bisa difungsikan sebagai pengawas pembentukan satgas tersebut dari perwakilan rakyat, Dedi justru melihat sebaliknya.

"Keputusan di DPR basisnya voting, sehingga komposisi Demokrat dan PKS sulit menjadi pengawas dalam kerja Satgas Covid-19 di DPR," paparnya.

Dedi menambahkan, seharusnya parlemen tidak perlu membentuk satgas lantaran fungsi DPR sebagai pengawas kebijakan pemerintah.

"Semestinya, dalam tataran praktis di parlemen tidak perlu ada satgas wabah ini, mereka diperlukan menjadi pengawas kinerja eksekutif beserta turunannya. Semisal mengoreksi Perppu Covid-19, termasuk mengawasi praktik dari implementasi Perppu, itu lebih besar manfaat kebaradaan mereka," tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya