Berita

Anggota Komisi XI, Kamrussamad/Net

Bisnis

Paling Terdampak Covid-19, DPR Desak Bank BRI Dan Mandiri Prioritaskan Restrukrusiasasi Kredit Bagi UMKM

SENIN, 13 APRIL 2020 | 23:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pada rapat kerja Komisi XI DPR dengan Direksi BRI dan Direksi Bank Mandiri, Senin siang (13/4). Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad mendesak Bank BRI dan Bank Mandiri segera memprioritaskan Persetujuan Pembebasan Bunga dan Penundaan Pembayaran Pokok Pinjaman bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Pasalnya, politisi dari Partai Gerindra ini menilai nafas UMKM sangat pendek serta kemampuan likuiditasnya sangat rentan terhadap wabah Coronavirus Disease (Covid-19) ini.

“Pasar mereka sebagian besar berhenti, supply dan demand secara otomatis juga berhenti,” ucap Kamrussamad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/4).


Menurutnya, selama ini UMKM merupakan komponen penggerak ekonomi kerakyatan yang telah menyerap lapangan pekerjaan paling besar disemua klaster usaha/bisnis  di Indonesia.

“Semua klaster harus diperhatikan terutama klaster Mikro, klaster KUR, klaster Ritel, Klaster Konsumer, Dan klaster Korporasi,” ujarnya.

Oleh sebab itu, untuk meningkatkan produktivitas UMKM, pihaknya meminta Bank BRI dan Mandiri menunjukkan jatidirinya sebagai produk BUMN yang pro pada pelaku ekonomi kerakyatan sebagai lokomotif industri Perbankan nasional.

“Selama ini selalu priroitas menyetorkan laba ke pemegang saham. Haluan kemudi harus berubah arah sesuai POJK No. 11 tahun 2020. Segera lakukan Debirokratisasi terhadap Proses Pengajuan Restrukturisasi. Bentuk tim khusus pelayanan, lakukan pembagian zonasi pelayanan dengan semua klaster debitur. Kami yakin dan percaya SDM dan infrastuktur yang dimiliki BRI dan Bank Mandiri mampu bergerak cepat dan tepat,” paparnya.

“Saya juga mengingatkan untuk segera merealisasikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR)  untuk masyarakat yang terdampak dari pandemik ini,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya