Berita

Pasien corona/Net

Dunia

Yaman Laporkan Kasus Pertama Corona, Pelabuhan Ditutup

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 14:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Yaman telah melaporkan kasus pertama virus coronanya pada Jumat (10/4).

Berita itu muncul setelah koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi mengumumkan gencatan senjata karena harus berfokus pada penanganan wabah Covid-19.

Meskipun kelompok Houthi belum menyetujuinya, namun koalisi Saudi akan menghentikan operasi militer selama dua pekan ke depan.


Dilaporkan Reuters, kasus infeksi pertama di Yaman berada di wilayah penghasil minyak, Hadhramout.

"Individu itu stabil dan menerima perawatan dari tim medis," cuit komite darurat nasional tertinggi Yaman.

Berdasarkan informasi dari pejabat setempat, pasien corona tersebut adalah warga Yaman yang bekerja di pelabuhan Ash Shihr.

Dikatakan oleh Koordinator Kemanusiaan Lise Grande, jika virus corona menyebar ke Yaman, maka akan terjadi bencana kemanusiaan yang besar mengingat sistem kesehatan negara berkonflik tersebut yang sangat tidak memadai.

Untuk menghentikan penyebaran, pihak berwenang saat ini sudah menutup pelabuhan Ash Shihr selama sepekan untuk pembersihan dan memerintahkan semua pekerja di sana untuk mengisolasi diri selama dua pekan.

Pihak berwenang juga memberlakukan jam malam di distrik Hadhramouth mulai Jumat pukul 6 sore, hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Melalui pengeras suara, pihak berwenang juga memerintahkan orang untuk tetap tinggal di rumah.

"Kami melacak kasus dan kontaknya untuk menilai tingkat paparan," kata perwakilan Yaman untuk WHO, Altaf Musani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya