Berita

Gereja-gereja di Semarang peringati Paskah secara online/RMOLJateng

Nusantara

Gereja-gereja Di Semarang Sepakat Peringati Paskah Secara Online

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 14:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Segenap umat Nasrani di Kota Semarang sepakat untuk merayakan rangkaian ibadah Paskah di rumah masing-masing. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Kristen di Semarang, Pendeta Sediyoko.

Sediyoko mengatakan, sejak 16 Maret lalu, gereja-gereja di Kota Semarang telah sepakat melakukan ibadah online atau ibadah di rumah masing-masing.

"Jadi, untuk memperingati Paskah ini otomatis sudah di rumah masing-masing. Nanti secara online. Meski demikian, tidak mengurangi esensi ibadah kami," kata Sediyoko, Jumat (10/4).


Pihaknya juga mengajak umat Kristiani untuk berpuasa menjelang Paskah. Saat berpuasa tersebut, mereka dihimbau untuk menyisihkan uang ke celengan aksi puasa Paskah. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk aksi sosial untuk membantu dampak Covid-19.

"Biasanya puasa dimulai pada Minggu Palmarum, enam minggu sebelum Paskah. Itu masa menjelang hari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, dan Minggu Paskah," terang Sediyoko, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Pada situasi seperti saat ini, lanjut dia, umat Kristiani merayakan Paskah dalam suasana duka dan penuh pergumulan. Umat manusia menyaksikan begitu banyak orang berjuang di ambang batas kehidupan dan kematian, akibat pandemik Covid-19.  

"Sekali lagi umat disapa oleh berita Paskah yang menjadi pusat iman yaitu, Kristus telah bangkit mengalahkan kematian. Paskah merupakan peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian-Nya. Artinya, kehadiran Kristus yang bangkit memberikan perasaan damai sejahtera dan bukan menimbulkan perasaan takut," paparnya.

Menurutnya berita Paskah bagi umat Kristiani merupakan kabar gembira dan sukacita bagi setiap orang yang tidak berdaya. Sebab kehadiran Yesus yang bangkit senantiasa menghadirkan damai sejahtera Tuhan dan pengharapan sehingga umat Kristiani akan dipulihkan.

"Bahkan akan dimampukan untuk menjadi saksi kebangkitan Kristus," tutup dia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya