Berita

Presiden Nikaragua, Daniel Ortega/Net

Dunia

Sebulan Tak Terlihat Batang Hidungnya, Apa Kabar Presiden Daniel Ortega?

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 10:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah wabah virus corona baru yang menggempur negaranya, Presiden Nikaragua, Daniel Ortega sudah menghilang dari pandangan publik selama hampir sebulan terakhir.

Dikenal menjadi revolusioner muda selama perang saudara 1980-an, Ortega dengan seragam hijau Sandinista-nya dengan gagar melakukan tur ke setiao kota di negara Amerika Tengah tersebut.

Saat ini, di tengah jabatannya yang kedua sebagai presiden, keberadaan pria 74 tahun tersebut dipertanyakan.


Seperti pada 2014, Ortega menghilang yang memicu munculnya spekulasi bahwa ia kemungkinan sudah meninggal.

Namun sekarang, pemerintah bungkam. Tidak ada yang menanggapi pertanyaan mengenai keberadaan dan kondisi kesehatan Ortega.

Kendati begitu, seorang pejabat pemerintahan yang dekat dengan Ortega yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, pemimpin sayap kiri tersebut masih hidup.

Menurut sumber tersebut, Ortega memang telah menderita dua kali serangan jantung, memiliki kolesterol tinggi, dan penyakit lainnya. Tetapi, mantan gerilyawan itu selalu menjaga kesehatannya.

Terakhir, Ortega muncul pada 12 Maret. Pada saat itu, ia berbicara secara singkat melalui video dari ruang tamu.

Menurut seorang mantan menteri dalam pemerintahan pertama Ortega di 1980-an, Dora Maria Tellez, ia memang selalu melarikan diri dari masalah seperti yang pernah ia lakukan pada 1998.

“Dia selalu melarikan diri dari masalah. Tidak heran dia absen di tengah krisis coronavirus,” kata Tellez yang kemudian memutuskan hubungan dengan presiden, seperti dimuat Reuters.

Pada 1998, Ortega sempat menghilang selama beberapa pekan, setelah ia dituding melecehkan anak tiri yang diadopsinya.

Di tengah pandemik corona ini, ketidakhadiran Ortega memicu berbagai spekulasi.

Wakilnya sekaligus istrinya, Rosario Murillo yang selama ini menggantikan Ortega di hadapan publik selalu mengatakan Ortega ikut mengawasi perlawanan Nikaragua untuk mengalahkan virus corona.

Nikaragua sendiri saat ini mengonfirmasi tujuh kasus corona dengan satu kematian.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya