Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

PGI Dukung Imbauan Menag, Jenazah Kristiani Yang Meninggal Bukan Karena Covid-19 Disemayamkan Hanya 1 Hari

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 22:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Persekutuan gereja-gereja di Indonesia (PGI) sepakat dengan usulan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengenai imbauan jenazah umat Kristiani yang meninggal bukan karena corona tidak disemayamkan terlalu lama.

"Kita mendukung agar semua jenazah yang meninggal dalam masa darurat ini tidak disemayamkan lama-lama. Kita harus berupaya menghindari perkumpulan-perkumpulan," ujar Ketua Umum PGI Gomar Gultom dalam keterangannya kepada media.

Gomar meminta seluruh umat Kristiani untuk berpartisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).


"Dalam praktiknya, selama dua minggu ini, saya melihat persemayaman jenazah kebanyakan tidak lagi bermalam, bahkan sebagian besar dari rumah sakit langsung ke pemakaman, walaupun tidak terpapar Covid-19," ujar Gomar, Kamis (9/4).

Keselamatn publik haruslah dikedepannya, walau dalam keadaan duka lara karena musibah ditinggalkan selamanya.

"Saya memahami beratnya beban psikologi bagi keluarga yang berduka karena harus menghadapi kenyataan, memberangkatkan kekasih hati tanpa dihadiri oleh keluarga besar. Namun demikian, keselamatan dan kesehatan publik harus kita utamakan," urai Gomar.

Sebelumnya, Kementerian Agama telah mengeluarkan kebijakan pengurusan dan penguburan jenazah untuk semua agama di Indonesia. Kebijakan diputuskan sebagai tindakan penyelamatan dan membantu petugas mengurus pasien Corona yang meninggal dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya