Berita

Orang menggunakan masker untuk menghindari terinfeksi corona/Net

Dunia

Banyak WNI Terjebak MCO Malaysia, Kemlu Dan Ormas Bagikan 55 Ribu Paket Sembako

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 18:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Malaysia telah memberlakukan movement control order (MCO) sejak 18 Maret sebagai upaya menghentikan penyebaran wabah virus corona baru.

Dengan diberlakukannya MCO, banyak WNI yang terkena dampak karena tidak bisa keluar rumah, bahkan tidak bisa bekerja.

Untuk meringankan beban para WNI, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, pihaknya dan beberapa organisasi masyarakat berusaha untuk membantu para WNI paling terampak.


"Perwakilan RI dan bekerjasama dengan organisasi masyarakat Indonesia di Malaysia telah membantu dan membagikan sembako," ujar Retno dalam konferensi pers virtual pada Kamis (9/4).

"Per 8 April, perwakilan telah membagikan 30.120 paket sembako. Sementara organisasi masyarakat juga telah membagikan lebih dari 25 ribu," lanjutnya.

Jika dijumlahkan, maka total sembako yang telah didistribusikan sebanyak 55.660 paket.

"Bantuan ini masih akan dilanjutkan, sekali lagi, bagi WNI yang paling terdampak selama MCO," ujar Retno.

Sementara banyak WNI yang terjebak MCO, Retno juga menjelaskan sebanyak 47 ribu WNI telah pulang ke Indonesia sejak diberlakukannya MCO hingga 8 April.

Di mana 40.429 WNI pulang melalui 4 pelabuhan di Malaysia, yaitu Pelabuhan Stulang Laut, Putri Harbour, Pasir Gudang, dan Kukup ke Pelabuhan Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Sedangkan sebanyak 6.572 WNI pulang melalui perbatasan darat dari pintu Entikong, Badau, dan Aruk.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya