Berita

Pengecekan suhu badan/Net

Dunia

Punya Tujuh Kasus Corona, Botswana Langsung Berlakukan Keadaan Darurat Selama Enam Bulan

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 13:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Botswana memutuskan untuk memberlakukan keadaan darurat publik selama 6 bulan guna menghentikan penyebaran virus corona di negara Afrika Selatan itu,

Dalam sebuah pernyataan pemerintah pada Rabu (8/4), parlemen telah menyetujui untuk diberlakukannya keadaan darurat selama 6 bulan untuk mencari kasus-kasus Covid-19 di Botswana.

Sebelumnya pada 2 April, Presiden Mokgweetsi Masisi telah menandatangani peraturan kekuatan darurat yang mewajibkan semua orang untuk tinggal di rumah selama 3 pekan.


Namun, saat ini pemerintah ini memperpanjangnya hingga 6 bulan, seperti dilansir AA.

Di mana pada Rabu, Wakil Presiden Slumber Tsogwane mengajukan mosi pengesahan keadaan darurat publik dengan mengatakan negara tersebut sedang bergulat dengan meningkatnya jumlah kasus infeksi di sana.

Saat ini, Botswana sendiri memiliki 6 kasus infeksi yang telah dikonfirmasi dengan 1 orang meninggal dunia.

Meski kecil, namun, pemerintah mengatakan perlu adanya langkah mendesak guna melindungi masyarakat dari virus mengingat letak Botswana yang berdekatan dengan Afrika Selatan, negara dengan jumlah infeksi terbanyak di Afrika.

Afrika Selatan sendiri sudah memiliki 1.845 kasus dengan 18 orang meninggal dunia akibat virus yang diidentifikasi pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya